Butuh Bantuan? Customer service Multiniaga Mesin Indoteknik siap melayani dan membantu Anda.
INFO 1 : Kami merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi, Penjualan serta Perawatan alat dan mesin teknologi tepat guna baik buatan lokal maupun produk impor yang bersertifikasi dan bergaransi. INFO 2 : Menyediakan berbagai macam mesin untuk membantu kelancaran dan kesuksesan usaha anda INFO 3 : Kami menyediakan mesin pembuat es batu, mesin produksi keripik, mesin pengolah kopi, mesin pengemasan, mesin industri roti dan masih banyak lagi INFO 4 : Demi kenyamanan anda, pastikan hanya menghubungi call center atau sosial media resmi yang kami miliki. Saat ini kami hanya dapat dihubungi via E-Mail karena sedang proses maintenance no. hp dan Whatss App. Terima kasih
Beranda » Artikel Terbaru » Proses Pembuatan Coklat

Proses Pembuatan Coklat

Diposting pada 10 March 2020 oleh tokomesinproduksi | Dilihat: 65 kali

proses pembuatan coklatProses pembuatan coklat – cara membuat coklat – mesin pengolah kakao. Bahan baku coklat telah banyak dimanfaatkan oleh manusia sudah sejak lama. Mulai dari makanan, minuman hingga kosmentik menggunakan coklat sebagai bahan campuran olahannya. Menurut catatan sejarah, coklat ditemukan oleh bangsa amerika latin sejak 1000 tahun sebelum masehi. Coklat merupakan hasil olahan dari biji kakao. Di awal penemuannya coklat tidak langsung dimanfaatkan untuk olahan makanan dan minuman, tetapi juga dimanfaatkan untuk sumber gula sebagai campuran minuman beralkohol. Di jaman modern saat ini, pengolahan kakao menjadi coklat tidak dilakukan secara manual. Proses membuat coklat dari biji kakao juga bisa dilakukan secara mekanis dengan bantuan mesin pengolah. Mekanisme pengolahan biji kakao hingga menjadi coklat secara mekanis dapat menggunakan batuan dari mesin sangrai biji kakao, mesin pengupas dan pemisah biji kakao, mesin pemasta kakao, mesin penghalus coklat, mesin pengempa lemak kakao dan mesin pengayak bubuk coklat.

Pengolahan Kakao Pasca Panen Pada Proses Pembuatan Coklat

Dalam proses pembuatan coklat dari biji kakao dimulai dari pemilihan buah kakao matang untuk dipanen. Setelah dipanen maka dilakukan mekanisme pengolahan pasca panen hingga didapat biji kakao yang siap untuk diolah menjadi cokat. Berikut prosedur pengolahan buah kakao pasca panen.

  • Proses Panen Buah Kakao Matang

Proses awal dari membuat coklat adalah pemilihan buah kakao matang. Buah kakao yang akan diproses menjadi coklat harus benar-benar telah matang sehingga akan menghasilkan coklat yang berkualitas. Ciri-ciri buah kakao yang siap untuk dipanen adalah sebagai berikut

  1. kulit buah yang telah berubah sempurna seperti yang semula hijau menjadi kuning atau coklat menunjukan kakao telah matang dan siap untuk dipetik.
  2. Tangkai pada pohon kakao tersebut telah mengalami proses pengeringan.
  3. Saat buah kakao digoncang akan mengeluarkan bunyi.
  • Pengupasan Buah Kakao Pasca Panen

Setelah buah kakao dipanen, proses selanjutnya adalah pengupasan buah yang berujuan untuk mendapat biji buah kakao. Biji kakao inilah yang nantinya akan diolah lebih lanjut sehingga dihasilkan coklat. Mekanisme pengupasan biji kakao dapat menggunakan bantuan benda tumpul seperti tongkat kayu dan lainnya. Penggunaan benda tumpul ini bertujuan agar pada saat proses pengupasan, biji yang ada didalam buah kakao tidak terluka dan pecah yang mengakibatkan kualitasnya berkurang.

  • Fermentasi Untuk Menghilangkan Pulpa (lendir) Pada Biji Kakao

Seperti diketahui, biji kakao memiliki lapisan lendir yang disebut juga pulpa atau pulp. Pulpa (lendir) ini harus dihilangkan sehingga biji kakao dapat diproses lebih lanjut secara maksimal. Proses fermentasi bertujuan untuk meluluhkan lapisan pulpa (lendir) pada biji buah kakao pasca panen. Selain itu, proses fermentasi ini juga bertujuan untuk menumbuhkan senyawa pembentuk citarasa dan aroma khas cokelat dengan bantuan mikroba alami.

  • Proses Pencucian Biji Kakao

Setelah proses fermentasi selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah pencucian biji kakao menggunakan air bersih. Proses pencucian biji ini bertujuan untuk membersihkan sisa-sisa pulpa yang masih menempel di biji kakao. Selain itu agar warna kulit biji lebih mengkilap dan tahan terhadap serangan jamur jika disimpan

  • Pengeringan Biji Buah Kakao Pada Proses Pembuatan Coklat

Setelah menjalani proses fermentasi dan pencucian sebelumnya, kadar air pada biji kakao akan berada pada kisaran 60% hingga 70%. Proses pengeringan biji kakao perlu dilakukan untuk menurunkan kadar air yang terkandung didalam biji kakao tersebut hingga mencapai 6% atau 7% saja. Mekanisme pengeringan untuk biji buah kakao ini bertujuan agar kualitasnya tidak menurun saat disimpan atau menjalani proses distribusi yang panjang. Proses pengeringan dapat dilakukan secara manual yaitu dengan bantuan sinar matahari, secara mekanis dengan bantuan mesin pengering (drying machine) atau dengan kombinasi keduanya. Metode pengeringan mesin biji kakao dapat menggunakan mesin box dryer atau oven pengering. Kedua mesin tersebut memiliki prinsip kerja yang hampir mirip, yaitu proses pengeringan bahan dengan menghembuskan hawa panas ke dalam ruang pengering.

  • Orientasi Suhu Biji Kakao

Hal yang perlu dilakukan setelah proses pengeringan biji selesai dilakukan adalah tempering (penyesuaian) suhu. Mekanisme ini perlu dilakukan untuk orientasi suhu biji buah kakao yang telah dikeringkan dengan suhu udara sekitar agar tidak rusak saat akan dikemas atau diproses lebih lanjut. Proses tempering (penyesuaian) suhu ini dapat dilakukan dengan cara meletakan biji buah kakao di tempat terbuka dengan jangka waktu minimal selama 5 jam.

  • Pengemasan Dan Pengolahan Lebih Lanjut

Setelah biji kakao menjalani proses tempering, selanjutnya dapat dilakukan proses penyimpanan atau pengolahan lebih lanjut menjadi coklat. Penyimpanan biji kakao dapat dilakukan secara sederhana yaitu memasukan biji kakao ke karung goni lalu simpan di tempat kering dan terhindar dari sinar matahari langsung. Sedangkan jika akan langsung diolah menjadi coklat, diperlukan beberapa alat bantu agar dapat menghasilkan coklat yang berkualitas.

Proses Pembuatan Coklat

Biji kakao yang telah menjalani proses pengolahan pasca panen siap untuk diolah menjadi coklat. Mekanisme pengolahan biji kakao dapat menggunakan beberapa alat bantu yang bertujuan untuk menghasilkan coklat yang berkualitas. Berikut proses pembuatan coklat secara mekanis.

  • Keluarkan biji kakao dari wadah peyimpanan kemudian dibersihkan dari segala bentuk benda asing.
  • Biji kakao yang telah bersih selanjutnya akan disangrai (roasted) yang bertujuan untuk mengeluarkan rasa dan warna khas coklat. Proses ini dapat menggunakan mesin sangai coklat agar suhu dan waktu penyangraian bisa kita tentukan menurut jenis coklat yang digunakan.

mesin sangrai biji kakao - proses pembuatan coklat

  • Setelah selesai proses sangrai, langkah selanjutnya adalah mengupas biji kakao. Mekanisme ini bertujuan untuk memisahkan antara inti biji kakao dan kulit (cangkang) biji kakao. Proses pengupasan ini dapat menggunakan bantuan mesin desheller dimana hasilnya akan terpisah secara otomatis antara kulit dan inti biji kakao.

mesin pengupas biji kakao

  • Biji kakao yang telah dikupas kulit (cangkang) nya kemudian akan dilembutkan/ dilumatkan. Tujuan dari proses pelembutan ini adalah untuk menghancurkan inti biji kakao. Proses penggilingan biji kakao dapat menggunakan alat bantu yaitu mesin pemasta kakao. Hasil dari proses menggunakan mesin ini berupa serbuk kakao yang diselimuti dengan minyak (lemak) dan siap dilembutkan dengan mesin penghalus kakao.

mesin pemasta kakao

  • Selanjutnya adalah proses mengekstrak kakao lembut dengan mekanisme press/tekan disertai dengan pemanasan. Tujuan dari proses ini adalah untuk mendapatkan minyak (lemak) kakao dan kakao padat (cocoa presscake). Kedua hasil tersebut akan diolah secara berbeda untuk hasil yang berbeda pula. Mekanisme pengekstrakan kakao ini dapat menggunakan alat bantu yaitu mesin press kakao.

mesin pengempa kakao manual

  • Tahapan berikutnya adalah penghalusan serbuk kakao hasil proses press sebelumnya. Proses ini bertujuan untuk membuat serbuk coklat yang halus. Mekanisme kerja pada tahap dapat dibantu secara mekanis dengan mesin penghalus kakao.

mesin pelumat coklat

  • Lemak coklat hasil proses pengekstrakan dapat digunakan menjadi aneka produks seperti coklat batangan, kosmetik dan lainnya. Sementara coklat bubuk dapat digunakan untuk campuran aneka jenis makanan dan minuman.

Bagikan informasi tentang Proses Pembuatan Coklat kepada teman atau kerabat Anda.

Proses Pembuatan Coklat | tokomesinproduksi.com

Belum ada komentar untuk Proses Pembuatan Coklat

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

Mesin Penghalus Coklat – Mesin Kakao

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

mesin pelumat coklat*Harga Hubungi CS
Pre Order / P.O. 30 Hari
*Harga Hubungi CS
Stok: Pre Order
Kode: P.O. 30 Hari
Mesin Pemasta Kakao – Mesin Giling Kakao

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

mesin pemasta kakao*Harga Hubungi CS
Pre Order / P.O. 30 Hari
*Harga Hubungi CS
Stok: Pre Order
Kode: P.O. 30 Hari
Mesin Pengempa Kakao Manual

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

mesin pengempa kakao manual*Harga Hubungi CS
Pre Order / P.O. 30 Hari
*Harga Hubungi CS
Stok: Pre Order
Kode: P.O. 30 Hari
Penggoreng Keripik buah – Vacuum frying

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

mesin-keripik-buah-mesin-vacuum-frying-multiniaga-mesin-02*Harga Hubungi CS
Pre Order / P.O. 30 Hari
*Harga Hubungi CS
Stok: Pre Order
Kode: P.O. 30 Hari
SIDEBAR

Tentang Kami

Tokomesinproduksi.com merupakan salah satu website resmi milik multiniaga mesin indoteknik. Kami adalah salah satu produsen dan distributor mesin teknologi tepat guna untuk usaha mikro kecil dan menengah